Kenapa Marmer bisa menjadi kuning (noda karat)?

posted in: Uncategorized | 0

Masalah ‘Yellowing’/noda karat yang sering terjadi di atas batu marmer terutamanya jenis marmer outih seperti Carrara biasanya disebabkan oleh kandungan iron (zat besi)  yang tinggi. Ini terbagi dalam factor internal dan factor external.

I)Factor internal batu

Jenis batu marmer selain terdiri dari kalsium carbonate banyak yang mengandungi iron (zat besi) seperti sulphate didalam batu.

Proses Pyrite menexposekan zat besi batu marmer ke oksigen dan oxidiser.

Oxidiser termasuk acid (asam) dan bleach( pemutih)yang digunakan dalam perawatan

lantai.  Oxidiser ini bisa menghilangkan noda tetapi sering menyebabkan batu menjadi kuning.

Paku berkarat apabila proses Oxidasi zat besi –àIron Sulphate  –àIron hydroxide (karat/ rust)

Batu jadi kuning apabila proses Oxidase zat besi –àIron Sulphate + air(H2O) = asam sulphate  atau sulphuric acid (batu jadi kuning).

II)Factor external

1)Maintenance yang tidak memadai

Akumulasi kotoran berminyak,  mop(pel) yang kotor,  bahan chemical yg menggunakan asam & bleaching(pemutih) akan  mengakibatkan oxidasi.  Jadi selalu bersihkan lantai dengan PH neutral (Ph7)cleaner seperti Master Stone Cleaner supaya tidak ada proses oxidasi.

2)Cara poles batu yang salah

Jika lantai marmer dipoles dengan steel wool pad, partikel yang tersisa bisa mengakibatkan noda karat atas marmer. Lebih parah lagi jika steel wool pad dipakai atas marmer yang basah oxidasi langsung terjadi.  Jika asam dalam kompon poles kristalisasi tidak dineutralisasikan ini bisa menyebabkan kuning atas marmer.  Bahan kristalisasi jangkapanjang jika tidak dineutralisasikan dengan sempurna sering menyebabkan lantai marmer menjadi kuning dan rusak.

3)Wax(Lilin) atau PU coating lama-lama bisa jadi kuning

4)Bahan kayu untuk lantai  bisa jadi kuning karena natural gums(karet) dan resin yang digunakan untuk perawatan kayu bisa pindah ke atas lantai.

5)Pewarna dari rubber mat atau adhesive di belakang carpet yang menggunakan lem atau vinyl bisa menyebabkan kuning atas marmer.

6)Epoxy (digunakan di atas nat )bisa menyebabkan batu berubah warna (discoloration).

7)UV matahari atas sealer coating & pemutih yang tidak stabil dibawah permukaan bisa menyebabkan marmer jadi kuning.

Jadi air & oksigen bisa merupakan 2 catalyst mengakibatkan noda karat atas batu. Ditambah dengan maintenance yang tidak tepat, noda karat batu akan menjadi mimpi buruk untuk pemilik atau operator gedung.

 

Leave a Reply